Bisnis

“Replanting” Sawit di Muba Hasilkan 1.000 Ton TBS

Panen Perdana Direncanakan Dihadiri Presiden

EkbisNews.com, Jakarta – Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) atau replanting kelapa sawit yang dicanangkan Presiden Joko Widodo di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) pada 13 Oktober 2017 lalu mulai membuahkan hasil. Replanting yang didanai Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) hasilnya sudah dinikmati para petani sawit.

Dalam siaran pers yang diterima Ekbisnews.com, Bupati Muba Dodi Reza Alex, Kamis (28/1) melaporkan perkembangan program tersebut kepada Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di kantor Kementerian Pertanian, Jalan Harsono RM, Jakarta Selatan.

Menurut Bupati Dodi Reza Alex, setelah program replanting kelapa sawit berjalan 3 tahun petani sawit rakyat di Muba mulai menikmati hasilnya. Dari  laporan Dinas Perkebunan Kabupaten Muba pada 31 Desember 2020 lalu, petani sawit rakyat yang lahannya mendapat replanting atau diremajakan telah menikmati hasil panen mencapai 1.000 ton TBS (tandan buah segar) dengan luasan wilayah panen seluas 1.843 hektar.

“Februari 2021 mendatang Kabupaten Musi Banyuasin juga sudah siap memproduksi industri vegetable oil atau IVO yang memenuhi standar

untuk bahan bakar bensin sawit dan avtur,” kata Dodi Reza Alex yang didampingi Kepala Bappeda Muba Iskandar Syahrianto, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Thamrin. Kepala Dinas Kominfo Herryandi Sinulingga AP, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perkebunan Akhmad Toyibir dan  Plt Kabag Protokol dan Komunikasi Rangga Perdana Putra.

Lihat Juga  Menteri Perindustrian 2014-2016 Saleh Husin “Gambo Muba Modis Alami”

Mendengar laporan tersebut Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin mengatakan, “Melihat hasil seperti ini di Kabupaten Muba aksi realisasi hulu ke hilir perkebunan kelapa sawit rakyatnya sangat nyata dan pertama di Indonesia.”

Menurut Mentan, inisiasi yang dilakukan di Kabupaten Musi Banyuasin  dapat ditiru secara serius oleh daerah lain dengan mayoritas penghidupan masyarakatnya berbasis perkebunan kelapa sawit.

“Yang sudah dilakukan di Muba ini tentu harus terus didukung. Kementerian Pertanian ingin keberhasilan ini dapat ditularkan ke daerah-daerah lain yang berpenghasilan dari perkebunan kelapa sawit,” kata mantan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel).

Mentan yang didampingi Dirjen Perkebunan Kementan Kasdi Subagyono, Dirjen Prasarana dan Sarana Sarwo Edhy, Dirjen Tanaman Pangan Suwandi, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Nasrullah, Kepala Badan Karantina Pertanian Ali Jamil dan staf khusus Imam Mujahidin Fahmi, mengatakan, “Untuk panen perdana PSR sekaligus me-launching hilirisasi minyak kelapa sawit menjadi bahan bakar nabati sawit nanti direncanakan Presiden Joko Widodo akan hadir dan saya pastikan juga untuk hadir.”

Lihat Juga  Dodi dan Karet

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Muba juga menjelaskan, usia tanaman menghasilkan sudah berproduksi lebih awal dari yang ditargetkan yakni 38 bulan tetapi baru usia 27 bulan sudah berproduksi.

“Panen lebih awal dengan hasil yang maksimal juga karena dibekali dengan bibit unggul berkualitas, penerapan standar good agriculture practices, dan tata kelola kelembagaan dan manajemen pekebun yang baik,” ujar bupati peraih gelar doktor dari Fisip Universitas Padjadjaran (Unpad).

Dodi juga menyampaikan, keberhasilan program replanting  kelapa sawit rakyat  merupakan misi strategis nasional yakni upaya dalam pemulihan ekonomi rakyat dampak Covid-19 pada era new normal pada sektor perkebunan.

“Ini juga bagian dari misi Muba Indonesia-Go Internasional untuk membuktikan pada dunia internasional menghadapi isu black campaign  sawit Indonesia. Sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan serta kebun yang berkelanjutan,” kata Bupati Muba.

Editor : Maspril Aries

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button