NASIONAL

Wuling Tambah Investasi Rp 9 Triliun

EkbisNews.com, Jakarta – Kementerian Perindustrian menyebut beberapa pabrikan otomotif sudah memamerkan pilot project kendaraan listrik. Salah satunya Wuling Motors.

Kendati demikian Brand Brand Manager Wuling Motors Indonesia, Dian Asmahani masih belum mau berkomentar banyak terkait hal tersebut. Sebab, Wuling masih menanti regulasi yang disahkan pemerintah.

“Kami lihat dulu regulasinya di Indonesia ini seperti apa, baru kami akan berani menentukan langkah apa untuk mobil listrik Wuling ke depan,” ujar Dian.

Saat disinggung soal investasi di Tanah Air yang mencapai Rp 9 triliun berkaitan dengan pilot project mobil listrik, Dian mengatakan investasi tersebut termasuk ke berbagai sektor. Yang saat ini difokuskan adalah ekspansi bisnis dengan memperluas jaringan purnajual.

Lihat Juga  Bupati Dodi Reza Vaksinasi 63.350  Pelajar dan Remaja di Muba

“Intinya sih ya, kalau soal investasi kan walau kami penambahan diler segala macam kan pasti ada penambahan investasi,” tutur Dian.

Tapi apakah itu terkait mobil listrik atau tidak, untuk mobil listrik kami baru bisa menentukan langkah apa ketika memang sudah ada regulasi pemerintah yang sudah ditetapkan,” ucap Dian.

Sebelumnya kabar Wuling Motors mendapat suntikan dana sebesar Rp 9 triliun disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Haris Munandari. Disebut, Wuling akan membangun RnD untuk pasar Indonesia sendiri.

Dengan begitu, Wuling akan menjadi produsen otomotif kedua di dalam negeri yang membangun RnD khusus setelah Isuzu dan Daihatsu.

Lihat Juga  Nasabah Jiwasraya Geruduk Kantor Erick Thohir

“Mereka harus menyesuaikan dengan pasar sehingga perlu juga investasi di R&D,” kata Haris.

“Investasi di industri otomotif itu beda, sehingga tidak gampang orang masuk di situ. Jadi, dia harus maintain itu, misalnya kebutuhan aftersales, ketersediaan suku cadang, itu semua yang dapat menjaga trust,” lanjutnya.

 

Editor : Handoko Suprianto

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button