NASIONAL

Pewarta Foto Indonesia Resmi Konstituen Dewan Pers

EkbisNews.com, Jakarta – Tanggal 12 Mei 2020 menjadi hari yang menggembirakan bagi wartawan atau pewarta foto di Indonesia yang tergabung dalam organisasi Pewarta Foto Indonesia (PFI). Pada tanggal tersebut PFI sah tergabung sebagai konstituen Dewan Pers.

Setelah melalui verifikasi berdasarkan SK Dewan Pers dengan nomor: 19/SK-DP/III/2020 tentang hasil verifikasi organisasi wartawan Pewarta Foto Indonesia tahun 2020 resmi menjadi konstituen Dewan Pers. PFI telah memenuhi segala macam syarat dan kriteria organisasi wartawan sebagaimana telah diatur dalam SK Dewan Pers nomor: 04/SK-DP/III/2006 tentang standar organisasi wartawan.

FOTO : Dok. PFI Palembang — Salah satu kegiatan PFI Palembang Pameran Foto Kilas Balik V tahun 2018.

PFI resmi menjadi konstituen baru Dewan Pers bersama-sama tujuh organisasi wartawan dan perusahaan pers seperti Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Serikat Perusahaan Pers (SPS), Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI), Asosiasi Televisi Lokal Indonesia (ATVLI) serta Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI).

Dalam siaran pers PFI menyebutkan, pada pertemuan daring dengan pengurus dan anggita PFI, Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh dengan rasa suka cita menyambut bergabungnya PFI sebagai keluarga baru Dewan Pers.

Lihat Juga  OJK Minta Bank Jaga Kebersihan ATM

“Jadi ibarat cahaya, (PFI) ini sebagai cahaya putih dengan tingkat clarity paling tinggi, cahaya yang paling terang, dan mampu memberikan pencerahan yang paling kuat,” kata Mohammad Nuh pada pertemuan virtual yang juga diikuti Wakil Ketua Dewan Pers Hendry Ch. Bangun, anggota Dewan Pers Arif Zulkifli, Agung Dharmajaya, Ahmad Djauhar, Asep Setyawan,
dan Jamalul Insan.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) 2007-2009 mengibaratkan bergabungnya PFI bisa menjadi spectrum penyempurna Dewan Pers. Kepada pengurus PFI Pusat 2019-2022 Nuh berpesan agar bisa menjaga kaderisasi organisasinya. “Mohon betul untuk kaderisasi, terutama dari aspek forensic (hukum), agar bisa menjadi judge dalam sebuah perselisihan, persoalan, dan komplain yang terkait gambar (foto jurnalistik),” katanya.

Atas terbitnya SK Dewan Pers tersebut Ketua PFI Pusat Reno Esnir mengucapkan rasa syukur setinggi-tingginya. “Kami menyampaikan terima kasih banyak kepada Ketua Dewan Pers dan seluruh jajarannya. Alhamdulillah akhirnya keringat kerja keras pengurus PFI Pusat 2019-2022 terbayar dengan diterbitkannya SK Dewan Pers,” kata pewarta foto kantor berita Antara.

Lihat Juga  Sang Reporter di Tengah Pandemi Covid-19

Pewarta foto senior Oscar Motuloh juga menyambut gembira keputusan Dewan Pers tersebut. “Hari ini (12/5) merupakan hari yang sama saat awal pergerakan dibentuknya PFI. Momen reformasi Mei ‘98 menjadi pencetus jurnalis foto saat itu untuk membentuk sebuah organisasi.”

Menurut pewarta foto peraih gelar penghargaan “Empu Ageng” (setara Doktor HC) dari Institut Seni Indonesia (ISI), untuk dunia fotografi, hari ini (pada 1998) foto rekan kita Julian Sihombing menjadi sebuah awal dari pergerakan reformasi, dimana PFI juga menjadi bagiannya.

Kini PFI menjadi sebagai satu-satunya organisasi legal yang menaungi pewarta foto di Indonesia berharap dengan diangkatnya PFI sebagai konstituen Dewan Pers bisa menjadikan sebuah titik awal pembaruan kinerja organisasi ke depan.

Pada akhir pertemuan Ketua PFI Pusat mengimbau kepada seluruh anggotanya agar sama-sama bekerja keras membangun organisasi dengan baik. “Sekarang Dewan Pers dan PFI sudah satu keluarga besar, kita bantu dan sukseskan seluruh agenda Dewan Pers ke depan,” ujar Reno Esnir.

Editor : Maspril Aries

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button