NASIONAL

Pemkab Muba Siapkan Eks Akper Jadi RS Darurat Covid-19

EkbisNews.com, Sekayu – Mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) bergerak melakukan sejumlah langkah antisipasi pencegahan.

Setelah melakukan Rapid test secara mandiri, kini Bupati Muba Dodi Reza Alex mengalih fungsikan gedung eks Akademi Perawat (Akper) Pemkab Muba menjadi rumah sakit (RS) darurat layanan Covid-19.

Dalam siaran pers Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Muba, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Muba Apriyadi menjelaskan, “Bupati Muba Dodi Reza Alex telah menginstruksikan memanfaatkan gedung eks Akper Pemkab Muba menajdi RS darurat sebagai upaya untuk mengantisipasi lonjakan orang dalam pemantauan dan pasien dalam pengawasan Covid-19 di Muba,” katanya, Kamis (3/4).

Menurut Apriyadi, ruang perawatan RS darurat penangganan Covid-19 ini letaknya terpisah dari gedung RSUD Sekayu. Tujuannya untuk meminimalisir penularan bagi pasien lainnya dan apabila ada lonjakan pasien yang statusnya ODP Atau PDP berdasarkan,” ujarnya.

Lihat Juga  Dinas PUPR Musi Banyuasin Perbaiki Jalan Rusak

Apriyadi menjelaskan, Bupati Dodi Reza Alex dalam upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19 telah menginstrusikan harus berusaha maksimal dalam rangka meminimalisir penularan Covid-19 di Muba.

“Saat ini di Muba tercatat ada 154 ODP atau orang dalam pemantauan dan dan dua PDP atau pasien dalam pengawasan. Pemkab Muba telah memikirkan untuk mempersiapkan fasilitas kesehatan guna menghadapi situasi apapun yang akan terjadi akibat lonjakan ODP maupun PDP di Muba. Upaya ini sesuai protokol kesehatan. Alhamdulillah sampai kini Muba belum ada yang tercatat positif Covid-19 masih zero Covid-19,” kata Sekda Apriyadi.

Sementara itu Direktur RSUD Sekayu Makson Parulian Purba menjelaskan, fasilitas yang disiapkan di RS darurat layanan Covid-19 yang memanfaatkan gedung eks Akper Pemkab Muba, diantaranya tempat screening Covid-19 yang terpisah dengan layanan polikilinik atau IGD RSUD Sekayu serta menyiapkan 4 kamar isolasi dengan fasilitas mesin ventilator dan 30 tempat tidur pasien PDP sehingga total 34 tempat tidur tersedia untuk RS darurat.

Lihat Juga  PSBB DKI Jakarta Larang Ojol Bawa Penumpang

“Langkah ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kontak dengan pasien lain, sehingga pasien non Covid-19 yang berobat di RSUD sekayu terlindungi dari bahaya penularan pandemi Covid-19 yang sedang mewabah”, terangnya. Pemkab Muba sangat serius dalam melakukan penangganan wabah Covid-19 agar masyarakat Muba terhindar dari wabah Covid-19 .” katanya.

Selain ruang perawatan, menurut Makson Parulian, juga menyediakan delapan kamar mess bagi tenaga medis agar bisa beristirahat sehingga bisa fokus jika nanti ada pasien positif Covid-19.

Editor : Maspril Aries

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button