Uncategorized

Menteri Rini Pastikan Tol Lampung-Palembang Siap Operasional

EkbisNews.com, Palembang – Menteri BUMN Rini M Soemarno beserta rombongan kembali meninjau progres pembagunan  Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) untuk yang ketiga kalinya.

Rini bersama dengan rombongan yang melakukan perjalanan dari Jakarta mengaku senang dengan progres pembangunan Proyek Strategis pada wilayah ini.

“Sungguh perjalanan yang menyenangkan, saya mengikuti dari awal proses pembangunan tol Lampung hingga Palembang  area ini bukan mudah dibangun,” ungkap Rini.

Rini mengaku bangga hasil karya anak bangsa yang telah membangun bentangan tol  dengan panjang lebih dari 360 Km.

“Ini karya anak-anak muda, karya anak bangsa yang dikerjakan dalam waktu kurang dari 4 tahun,” ujar Rini.

Lihat Juga  23 Tahun Bawang Putih Tergantung dari Impor, Hasil Lokal kemana?

Rini juga berterimakasih atas dukungan Pemda OKI dalam proses pembebasan lahan untuk kebutuhan pembangunan tol.

“Terimakasih atas dukungan Pemda juga kerja keras HK, waskita dan semua pihak hingga hari ini area yang dulunya rawa telah berubah menjadi aspal,” tungkasnya.

Rini juga memastikan Presiden akan menyusuri sendiri ruas Tol Lampung hingga Palembang saat siap diresmikan.

Sementara itu SVP Division VII PT Waskita Karya (Persero),  Heri Supriyadi memastikan ruas tol Terbangi besar-Pematang Panggang- Kayuagung sudah siap operasional.

“Kami laporkan kepada Ibu menteri ruas PP-KA untuk main road sudah 100 persen PR kami tinggal ada 2 over pass yang akan selesai akhir agustus ditambah 7 rest area yang selesai bertahap,” ujar Heri.

Lihat Juga  Herman Deru Segera Bangun Akademi  dan Museum Kopi Pertama di Indonesia

Untuk progres tol Kayuagung-Palembang sepanjang 33, 5 KM jelas Heri sudah mencapai 93 persen.

“Dari 33,5 km existing menyisakan 7,9 km yang belum aspal akhir Agustus kita target selesai dan biring road selesai di akhir September,” ujar Heri. segaima dikutip sibernas.com dari laman globalplanetnews.com

Mengerjakan ruas tol Kayuagung-Palembang tambah Heri juga membutuhkan penanganan khusus karena terdapat dua jembatan besar, yaitu jembatan musi, dan kramasan.

“Tol PP-KA dan KA-Palembang memang butuh penanganan khusus namun berkat dukungan semua pihak kita bisa kerjakan tepat waktu,” tutupnya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button