Bisnis

Masa Pandemi SBI Pertahankan Kinerja Positif Kuartal I 2021

EkbisNews.com, Jakarta – Masa pandemi Covid-19 bukan hambatan bagi PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) untuk menorehkan kinerja positif.

Dalam siaran pers yang diterima Ekbisnews.com, PT SBI melaporkan kinerja keuangannya untuk periode kuartal pertama tahun 2021. Perusahaan semen dengan merek Dynamix tersebut berhasil mencatat pendapatan perusahaan menjadi sebesar Rp2,56 triliun atau naik 4,02 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp2,46 triliun.

Kenaikan pendapatan tersebut seiring dengan kenaikan penjualan semen, terak dan ekspor yang meningkat sebesar 10,97 persen dengan volumen penjualan 3.155 juta ton dibandingkan periode sama tahun 2020 tercatat 2,8 juta ton. Volume penjualan semen dan terak domestik naik 4,75 persen, dan volume penjualan ekspor naik 64,01 persen dibandingkan kuartal pertama tahun lalu.

Menurut Presiden Direktur SBI Aulia Mulki Oemar, setelah satu tahun melalui proses adaptasi menghadapi pandemi Covid-19, dunia usaha mulai menampakkan geliat pergerakan kinerja di kuartal I/2021. Meski masih tergolong mengalami perlambatan, pasar semen tergerak oleh membaiknya konsumsi sektor ritel dan ekspor, khususnya pada Maret 2021.

Lihat Juga  Harga Emas Antam Diam Ditempat Rp. 660.000 per Gram

Ini tercermin pada pertumbuhan angka konsumsi pasar semen domestik di kuartal I/2021, yang naik 1,72% atau menjadi 14,8 juta ton. Pasar ekspor mengalami peningkatan signifikan sebesar 135,49% atau menjadi 3,3 juta ton.

Fokus SBI pada sinergi dengan SIG, membantu mempertahankan kinerja prima meski pasar semen pada kuartal pertama terdampak musim hujan dan pandemi yang masih berlanjut.

Semen tara itu, laba kotor perusahaan turun tipis -1,35 persen menjadi Rp657 miliar, yang disebabkan oleh penurunan harga jual rata-rata per ton ekspor yang sedikit tertekan karena dampak pandemi global dan penguatan nilai rupiah dibandingkan tahun 2020.

Laba Bersih

Program-program efisiensi dan sinergi yang dilakukan perusahaan, berkontribusi signifikan pada peningkatan EBITDA menjadi Rp561 miliar atau meningkat 40,60 persen dibandingkan kuartal I/2020. Laba sebelum bunga dan pajak penghasilan meningkat 17,90 persen atau menjadi Rp349 miliar. Capaian ini membantu SBI mencatatkan laba bersih menjadi Rp156 miliar pada kuartal I/2021 ini atau naik 129,41 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Lihat Juga  Permintaan Minus, Indocement Kejar Target Usai Lebaran

“Ketahanan operasional kami pada masa-masa sulit seperti sekarang ini, dibangun dari kemampuan beradaptasi untuk menghadapi berbagai perubahan sehingga mencapai pertumbuhan yang kami harapkan. Kami akan terus fokus menghadirkan produk dan solusi inovatif untuk beradaptasi dengan dinamika kebutuhan pasar yang ada,” kata Aulia Mulki Oemar.

Presiden Direktur PT SBI mengingatkan, meski program vaksinasi sudah mulai berjalan namun proses adaptasi dan tetap disiplin pada protokol kesehatan, tak mengenal kata henti.

“Kondisi ekonomi dan industri semen di Indonesia yang masih mengalami kontraksi akibat pandemi Covid-19, serta semakin ketatnya persaingan, membuat SBI harus tetap waspada terhadap segala kemungkinan,” ujarnya.

Editor : Maspril Aries

 

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close