NASIONAL

Kedaruratan Limbah B3 di Indonesia 35 Kejadian Pertahun

 EkbisNews.com, Bandung – Dalam lima tahun terakhir berdasarkan data yang telah dihimpun Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) menunjukkan indikasi kasus-kasus lahan terkontaminasi limbah B3 meningkat.

“Rata-rata kejadian kedaruratan limbah B3 di Indonesia kurang lebih 35 kejadian setiap tahunnya. Hal ini tidak menutup kemungkinan akan menimbulkan kasus-kasus pencemaran yang baru,” kata Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah Limbah dan B3 (PSLB3) Rosa Vivien Ratnawati saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Pemulihan Lahan Terkontaminasi dan Tanggap Darurat Limbah B3 yang berlangsung secara daring dan luring, Rabu (16/6).

Dalam siaran pers Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutan (LHK), Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah Limbah dan B3 (PSLB3) Rosa Vivien Ratnawati menjelaskan, berdasarkan data yang telah dihimpun Kementerian LHK dari tahun 2015-2020 menunjukkan indikasi kasus-kasus lahan terkontaminasi limbah B3 meningkat.

“Baik yang diakibatkan oleh kegagalan atau kelalaian saat beroperasi, kesengajaan atau ketidak-patuhan, bencana alam, maupun kegiatan masyarakat dalam mengelola limbah B3,” kata Rosa Vivien.

Menurutnya, pengelolaan lahan terkontaminasi limbah bahan berbahaya dan beracun atau B3 yang terus intensif dilakukan setiap tahunnya, tidak terlepas dari peran pemerintah pusat, pemerintah provinsi, kabupaten/kota, kementerian/ lembaga terkait lainnya.

Lihat Juga  LHP Kementerian LHK Raih “Hattrick” dengan Opini WTP

“Untuk itu, diperlukan suatu koordinasi antara stakeholder terkait dalam rangka pelaksanaan pemulihan kontaminasi dan tanggap darurat limbah B3,” ujar Dirjen PSLB3.

Dirjen Rosa Vivien Ratnawati menyampaikan perlu ada penguatan kelembagaan baik di pusat maupun daerah dalam melakukan penanganan kedaruratan maupun pemulihan lahan terkontaminasi limbah B3.

“Perlu ada pembagian peran antara pemerintah pusat dan daerah yang meliputi update data lahan terkontaminasi melalui identifikasi dan inventarisasi lahan terkontaminasi limbah B3, pengawasan kegiatan yang berpotensi menyebabkan lahan terkontaminasi limbah B3, dan law enforcement terkait kegiatan yang menyebabkan lahan terkontaminasi limbah B3,” katanya.

Rosa Vivien mengingatkan, tujuan dari penyelenggaraan rapat koordinasi adalah untuk membahas penyusunan strategi nasional pemulihan lahan terkontaminasi dan tanggap darurat limbah B3 melalui sinkronisasi program kerja dan pembagian peran pemerintah pusat dan daerah dalam bidang pemulihan dan sistem tanggap darurat pengelolaan limbah B3 antara pemerintah, pemerintah daerah, dan penanggung jawab usaha/kegiatan.

“Sinergi antar pihak sangat dibutuhkan. Oleh sebab itu, Kementerian LHK siap memberikan dukungan baik berupa konsultasi dan diskusi, maupun pendampingan,” pesan Rosa Vivien.

Lihat Juga  Kementerian LHK Tawarkan Denmark Bantu Pengelolaan Sampah di Lima Destinasi Wisata

Sementara itu Direktur Pemulihan Kontaminasi dan Tanggap Darurat Limbah B3 Haruki Agustina dalam laporannya menyampaikan bahwa rakor ini merupakan tahap awal dari penyusunan perencanaan yang baik dalam pengelolaan lahan terkontaminasi dan tanggap darurat limbah B3, penganggaran dan pelaksanaannya.

Hariku mengharapkan para pihak dapat menyelaraskan program kerja dalam penyusunan strategi nasional pemulihan lahan terkontaminasi dan tanggap darurat limbah B3.

“Rakor ini merupakan salah satu upaya untuk mengantisipasi kejadian kedaruratan B3 dan/atau Limbah B3 sedini mungkin dan pelaksanaan pemulihan lingkungan hidup dengan baik,” katanya.

Dari rakor diharapkan juga adanya pembagian tugas dan peran yang jelas dalam mencegah terjadinya kasus-kasus pencemaran akibat pengelolaan limbah B3. Sehingga, pada akhirnya akan terwujud lingkungan yang bersih dan sehat.

Kegiatan rapat koordinasi berlangsung 16-18 Juni 2021 diikuti lebih kurang 500 orang peserta baik dari kementerian dan lembaga terkait, Dinas LH dan BPBD provinsi, kabupaten/kota seluruh Indonesia maupun penanggung jawab usaha/kegiatan yang melakukan pemulihan lahan terkontaminasi limbah B3.

Editor : Maspril Aries

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button