JAJAN

Hilmi Panigoro : Vaksin Tiba Ekonomi “Rebound”

EkbisNews.com, Jakarta – Tibanya vaksin Covid-19 di Indonesia mendapat respon postif dari kalangan dunia usaha, diantaranya dari Direktur Utama PT Medco Energi Hilmi Panigoro.

“Kita sangat optimistis dengan tibanya vaksin Covid-19 di Indonesia maka maka ekonomi akan rebound  pada 2021 dan ekonomi kembali bergerak dengan meningkatkan harga komoditas yang meningkatkan kinerja perusahaan,” kata Hilmi Panigoro pada Webinar Media Gathering Medco Energi, Selasa (8/12).

South Natuna Sea Block B, Riau,Indonesia

Menurut Hilmi pada webinar yang dibuka Pelaksana tugas (Plt) Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Susana Kurniasih, pandemi Covid-19 yang melanda dunia berdampak sangat besar terhadap kegiatan ekonomi secara global. Pada sektor energi berdampak pada rendahnya harga komoditas minyak dunia.

Dengan adanya vaksin Covid-19, Hilmi Panigoro memprediksi dan berharap harga minyak dunia bisa naik dari harga 40 dolar AS per barel menjadi pada kisaran 50 – 60 dolar AS perbarel.

Lihat Juga  Direktur Utama PTBA Tbk Diganti

Menurunnya permintaan dan harga minyak dunia selama masa pandemi, Medco Energi menanta kembali strategi dengan menentukan skala prioritas, diantaranya menurut Hilmi, perusahaan migas swasta nasional tersebut harus memangkas belanja modalnya tahun 2020 dan menurunkan target produksi.

“Target produksi migas tahun 2020 sebesar 115 ribu barel ekuivalen minyak perhari (BOEPD) kami turunkan menjadi 100 hingga 105 ribu barel ekuivalen minyak perhari,” kata Hilmi Panigoro yang menjabat sebagai Direktur Utama Medco Energi sejak 25 November 2015.

Pada webinar yang diikuti wartawan yang meliput di lingkungan energi dan bursa efek tersebut Hilmi Panigoro juga memaparkan ekspektasi Medco Energi pada 2020-2021 yang fokus pada Covid-19 dengan memprioritaskan kesehatan, keselamatan pekerja dan meminimalisasi gangguan bisnis.

Lihat Juga  SKK Migas Optimis 2030 Lifting Minyak Capai 1 Juta Barel Perhari

Beberapa langkah dan strategi yang akan dilakukan Medco Energi diantaranya pengelolaan likuiditas dan perencanaanyang prudent, investasi modal yang disiplin serta manajemen portofolio yang aktif, sinergi operasi & pengadaan, biaya kas< US$10/boe, penyelesaian IPP Riau, PV Bali & Sumbawa pengembangan Fase 7, penilaian (appraise) & percepatan pengembangan penemuan di Blok B, melanjutkan aliansi strategis Medco Power dengan Kansai Electric, dan komitmen secara konsisten mengurangi utang.

Sementara itu menurut Plt Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Susana Kurniasih, pada masa pandemi kinerja beberapa kontraktor kontrak kerja sama atau KKKS masih cukup baik. Termasuk Medco Energi menjadi KKKS yang panen dengan temuan sumur-sumur eksplorasi baru.

Editor : Maspril Aries

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button