NASIONAL

Bupati Dodi Reza Lapor Pencegahan Karhutla di Istana Negara

EkbisNews.com, Jakarta — Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex Noerdin, Selasa (6/8) hadir di Istana Negara. Bupati Muba datang bersama Dandim 0401 Muba Letkol Arm M Saifudin Khoiruzzamani dan Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti melaporkan pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2019 yang langsung dipimpin Presiden Jokow Widodo.

Dalam siaran pers Humas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muba menyebutkan Bupati Dodi Reza Alex melaporkan upaya-upaya yang sudah dilakukan Pemkab bersama Forkominda Muba dalam pencegahan Karhutla di bumi Serasan Sekate.

“Salah satunya penyediaan anggaran untuk masyarakat saat membuka lahan menggunakan alat tanpa bakar, bantuan alat untuk membuka lahan dianggarkan dari APBD Muba dan dana desa. Upaya ini sangat efektif mencegah kebakaran hutan, perkebunan dan lahan sekaligus mengubah mindset pola membuka lahan secara tradisional menjadi modern,” kata Bupati Dodi reza Alex.

Lihat Juga  Tangani Covid-19 Dokter sampai Cleaning Service di Muba Dapat Reward

Menurutnya, upaya pencegahan sangat penting dan harus dilakukan bersama-sama melibatkan TNI-Polri serta masyarakat khususnya di daerah rawan karhutla. “Edukasi dan fasilitas ke masyarakat sangat penting, jadi jangan ada lagi masyarakat yang membuka lahan dengan membakar,” ujarnya.

Dengan melakukan upaya preventif menurut Bupati Muba, terbukti dengan upaya-upaya tersebut khusus di Muba hot spot dan fire spot bisa dicegah dengan baik. “Tahun 2017-2018 hot spot di Muba bisa di minimalisir. Pada 2019 Pemkab Muba bersama Kodim-Polres serta masyarakat akan berjibaku menekan potensi karhutla,” kata kandidat doktor dari Universitas Padjadjaran (Unpad).

Bupati Dodi Reza Alex yang dikenal dengan gagasan green growth development juga telah mengeluarkan tujuh instruksi dalam upaya pencegahan Karhutbunlah. Diantaranya melakukan sinkronisasi tim pengendalian karhutla antara provinsi dan kabupaten di beberapa wilayah yang menjadi perhatian.

Lihat Juga  PTBA Bantu 44 Ton Beras untuk Warga Terdampak Covid-19

Tim pengendalian karhutla di Muba telah bekerja sangat maksimal selama tiga tahun belakangan. Terbukti dalam tiga tahun hot spot dan potensi karhutla bisa diatasi secara baik. “Hasilnya kejadian karhutlah Muba sangat menurun jauh dihandingkan tahun 2015 lalu,” kata mantan Wakil Ketua Komisi VI DPR.

Sementara itu Presiden Joko Widodo yang diampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya dalam pengarahan mengingatkan, “Aturan main tahun 2015 masih berlaku. Kepada Panglima TNI dan Kapolri, saya ingatkan lagi. Copot jajarannya yang tidak bisa menangani karhutla. Semua Kapolda, Pangdam, harus bisa mengatasi masalah karhutla. Tolong pemda, gubernur, bupati, walikota untuk di-back up, dibantu juga dengan pemerintah pusat. Sehingga api sekecil apapun segera padamkan dan jangan ada kebakaran yg besar di wilayahnya.”

Editor : Maspril Aries

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button