Syariah

Bupati Dodi Reza Alex Lepas Mahasantri Kuliah ke Mesir, Rusia, Korea dan Hungaria

EkbisNews.com, Ogan Ilir – Bupati Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex mendapat kehormatan untuk memberikan kuliah umum di hadapan para santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah, Indralaya.

Bupati Dodi Reza Alex selain memberikan kuliah umum juga mendapat kehormatan melepas para mahasantri dari Ponpes terbesar di Kabupaten Ogan Ilir (OI) tersebut untuk melanjutkan pendidikannya ke beberapa negara diantaranya Mesir, Rusia, Hungaria, Korea, Tunisia, Yordania, Maroko, Saudi Arabia (Madinah) dan Sudan.

Dalam kuliah umum pada pelepasan Mahasantri Penerima Beasiswa Universitas Luar Negeri Program Mujahadah Pembibitan Kader Ulama Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya di Kampus D Putra, Desa Tanjung Lubuk Indralaya Selatan, Bupati Dodi menjelaskan tentang program pembangunan SDM di Muba khususnya bagi santri.

Menurut Dodi, Kabupaten Muba sangat memperhatikan pembangunan generasi unggul dan bertakwa dengan program-program yang sangat mengedepankan  umat atau generasi yang unggul serta bertakwa.

Diantaranya pada 2018, merealisasikan pendirian Pondok Pesantren Salamun Aitam khusus bagi santri dhuafa dan yatim piatu secara gratis. Semua  kebutuhan santri dan kebutuhan belajar mengajar  ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Muba.

Lihat Juga  Ayo Makan Ikan untuk Jadi Generasi Sehat, Kuat dan Cerdas

Bupati Muba yang dinobatkan sebagai Bapak Santri Sumatera Selatan (Sumsel) menjelaskan, tahun 2019 Pemkab Muba merealisasikan bantuan  pengembangan pesantren di Muba sebesar Rp5 miliar dan Rp10 miliar pada anggaran 2021.  “Pada 2021 ini juga kami berencana mendirikan Pondok Pesantren cabang Gontor di Kecamatan Keluang, Pemkab Muba telah menyiapkan hibah lahan seluas 30 Ha,” kata Dodi Reza Alex pada kuliah umum yang dihadiri langsung KH Mudrik Qori pimpinan Ponpes Al-Ittifaqiah.

Pada tahun 2021 menurut Dodi, Pemkab Muba juga akan merealisasikan digitalisasi ponpes. “Tahun ini kami akan melakukan pembentukan pesantren dengan sistem digitalisasi untuk masyarakat pedalaman dengan sistem pesantren rakyat.”

Dodi yang juga Ketua Dewan Pembina GP Ansor Sumsel menjelaskan, semua yang dilakukan semata-mata untuk mengajak dan lebih menggerakkan warga masyarakat serta generasi muda di Muba  lebih peka dan membangun mental diri yang bertakwa.

“Target kami pada 2022 adalah terwujudnya kondisi masyarakat yang sejahtera melalui terciptanya pemerintahan yang bersih, peningkatan perekonomian rakyat, peningkatan pembangunan infrastruktur yang merata, peningkatan kualitas SDM yang prima, dan peningkatan pendapatan daerah yang optimal,” kata Bupati peraih gelar doktor dari Fisip Universitas Padjadjaran (Unpad).

Lihat Juga  Dukung Syiar Keagamaan yang Toleran

Sementara itu pimpinan Ponpes Al-Ittifaqiah Mudrik Qori mengaku takjub dan kagum dengan sosok kepemimpinan Bupati Dodi Reza yang sangat konsen dan prioritas dalam merealisasikan program membangun umat dan generasi muda yang unggul serta bertakwa.

“Sosok kepala daerah yang tidak hanya gencar dalam percepatan pembangunan infrastruktur, tetapi membangun generasi umat yang unggul serta bertakwa menjadi penyeimbang program diterapkan,” ujarnya.

Pada kuliah umum yang dihadiri Kepala Bappeda MubaIskandar Syahrianto, Kadisdikbud Musni Wijaya, Kepala Dinas Sosial Ahmad Nasuhim Kepala Dinas Kominfo Herryandi Sinulingga AP dan Kabag Kesra Opi Palopi, Mudrik Qori mengajak para santri mencontoh Bupati Dodi Reza Alex. “Bupati Muba Dodi Reza selain sukses memimpin daerah juga menjadi panutan generasi bangsa,” katanya.

Editor : Maspril Aries

 

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close