LifeStyle

Belajar Jurnalisme Data di Media Gathering SKK Migas

EkbisNews.com, Bandarlampung — SKK Migas Perwakilan Sumatera bagian Selatan (Sumbagsel) kembali berbagi keterampilan jurnalistik kepada wartawan di Sumatera Selatan (Sumsel). Melalui kegiatan Media Gathering bersama Forum Jurnalis Migas (FJM) yang berlangsung di Bandarlampung menghadirkan nara sumber Kepala Bagian Riset dan Data The Jakarta Post Fransiscus Surdiasis.

Walau baru menempuh perjalanan panjang yang melelahkan Palembang – Bandarlampung selama 12 jam, peserta masih bersemangat mengikuti materi “Jurnalisme Data dalam Pemberitaan Sektor Migas.” Pada media gathering yang dibuka Manager Humas SKK Migas Wilayah Sumbagsel Andi Arie Pangeran, sebagian besar peserta mengaku belum pernah mendapat materi tentang jurnalisme data yang mulai dikenal awal 2000-an tersebut.

Lihat Juga  Mau Jago Nulis Cerpen? Ayo Ikut Kelas Menulis Benny Arnas

Jurnalisme data menurut wartawan The Jakarta Post Fransiscus Surdiasi, adalah upaya meningkatkan kompetensi wartawan. “Saya melihatnya sebagai jalan ke arah peningkatan kompetensi kita. Jurnalisme data artinya jurnalisme yang dikerjakan dengan data,” katanya pada pelatihan yang berakhir menjelang tengah malam.

Fransiscus Surdiasi menjelaskan, sejak dulu sudah mengerjakan hal tersebut di mana dalam pemberitaan banyak muncul data, namun jurnalisme data lebih kepada kerangka berpikir menjadikan data sebagai sumber dari liputan dan sumber persoalan dan mencoba mencari makna dari dalam data.

“Wartawan kebanyakan selama ini kalau kita mengutip data, datanya muncul dari nara sumber, bukan data yang disiapkan dari wartawan atau hasil dari riset. Saat ini dan ke depan kebutuhan tentang jurnalisme yang berbasis dengan data makin meningkat,” ujarnya.

Lihat Juga  Heboh, Para Pemancing Disungai Musi Tangkap Ikan Belida Jumbo

Frans menjelaskan, jurnalisme data ini membutuhkan dua infrastruktur, yaitu mindset (cara berpikir) dan keterampilan tehnis. Pada tingkat mindset sudah ada kesadaran pentingnya jurnalisme dengan data, tetapi di tingkat keterampilan teknis mereka memiliki keterbatasan soal itu.

“Malam ini kita berdiskusi di level mindset, sekedar menyamakan pemikiran. Ini adalah sesuatu yang boleh jadi menjadi jalan keluar dari sejumlah persoalan yang kita hadapi,” katanya.

Editor : Maspril Aries

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button