NASIONAL

300 Hektare Padi di Demak Terendam Banjir

EkbisNews.com – Seluas 300 hektare sawah yang masih terendam banjir. Bahkan sampai saat ini, luapan Sungai Penceng anak Sungai Dombo masih mengalir ke sawah dan pemukiman warga. Ini merupakan hari ke empat bencana banjir di Desa Sayung.

Kepala Desa Sayung, Munawir menuturkan banjir bukan hanya merendam pemukiman warga, melainkan area persawahan.

“Ada 300 hektare sawah yang terendam banjir dan 1.471 kepala keluarga yang terdampak,” ujarnya kepada detikcom, Kamis (11/4/2019)

Area sawah yang terendam, kata dia, merupakan lahan pertanian padi. Untuk saat ini, sedang dalam tahap pembibitan.

Lihat Juga  Demi Keselamatan, PLN Matikan Listrik Sejumlah Daerah Terkena Banjir di Bekasi dan Purwakarta

“Jadi, dipastikan bibit padi tersebut mati karena terendam air beberapa hari ini,” lanjutnya.

Dari 300 hektare itu, ada sebanyak 436 petani di desanya yang merugi. Untuk itu, pihaknya selalu berkoordinasi dengan pihak berkait untuk menangani banjir yang terjadi di tiap tahunnya itu.

“Ada 436 petani yang garap di desa ini. Dan tentu merugi akibat banjir. Saya mohon pihak yang berkait supaya ada solusi, karena bencana ini datang tiap tahun,” imbuhnya.

Agus (41), seorang petani Desa Sayung menambahkan, tiap kali musim hujan datang para petani di desanya selalu gagal panen akibat banjir.

Lihat Juga  KPK Tangkap Ketua DPRD dan eks Kadis PUPR Muara Enim

“Seharusnya musim hujan itu musim yang ditunggu, tapi di sini malah banjir. Kalau sawah saja banjir, petani mau tanam apa,” keluhnya.

Diakuinya, Desa Sayung memang berada lebih rendah ketimbang tanggul Sungai Dombo. Sehingga saat debit air tinggi akan meluap ke pemukiman dan sawah.

“Semoga saja ada solusi,” tandasnya.

 

Editor : Handoko Suprianto

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button