LifeStyle

Tip Gemar Membaca dari Bunda Baca Thia

EkbisNews.com, Sekayu – Bunda baca Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Thia Yufada Dodi Reza, Senin (7/9) tampil sebagai nara sumber pada seminar minat baca bertema “Menumbuhkembangkan Budaya Gemar Membaca sampai ke Pelosok Desa” yang diselenggarakan Keluarga Mahasiswa Lalan (KEMALA) Universitas Islam Negeri Raden Fatah bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Muba.

Dalam seminar yang berlangsung virtual melalui video conference tersebut Bunda Baca Thia Yufada menyampaikan tip menggalakkan gemar membaca di tengah masyarakat.

Di tengah minat baca yang masih rendah, menurut Thia Yufada perlu digalakkan even-even yang dapat menumbuhkan minat baca di masyarakat luas. “Perlu diadakan acara-acara yang mengangkat dunia literasi. Saat ini sudah Hari Buku Nasional, Hari Kunjungan Perpustakaan sampai berbagai pameran dan bazar buku di tingkat lokal maupun nasional,” katanya.

Selain itu menurut Thia, perlunya partisipasi organisasi-organisasi non pemerintah seperti KEMALA untuk membuka partisipasi masyarakat sebesar-besarnya dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya buku dan membaca. “Serta mengapresiasi dunia perpustakaan dan buku-buku itu sendiri, baik terlibat sebagai pembicara, pengisi acara, peserta maupun sebagai pengunjung,” ujar mantan host stasiun televisi swasta nasional.

Lihat Juga  Wali Band Gelar Konser Amal di Muba

Thia Yufada yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Muba juga mengimbau orang tua untuk menjadi contoh di rumah dengan membiasakan membaca apa saja misalkan, koran, majalah, tabloid, buku dan lainnya. Serta menyediakan bahan-bahan bacaan yang menarik dan mendidik, mengajak anak berkunjung ke pameran buku sesering mungkin dan memasukkan anak menjadi anggota perpustakaan.

“Juga perlu dilakukan memperbanyak jumlah perpustakaan secara merata di desa dan kelurahan dan sekolah di Kabupaten Muba dengan koleksi bahan pustaka yang mencukupi untuk kebutuhan masyarakat umum, pelajar dan mahasiswa,” pesannya.

Bunda Baca Thia juga mendorong partisipasi semua lapisan masyarakat, pemerintah, LSM, masyarakat pecinta buku, Dikbud, Dinas Perpustakaan serta asosiasi penerbit , pustakawan, toko buku dan para pemerhati masalah buku dan minat baca untuk menyelenggarakan kegiatan yang dapat menggugah gairah minat baca masyarakat.

Lihat Juga  Gambo Muba dari Fashion ke Masker

“Sehingga budaya membaca menjadi sebagian budaya masyarakat Indonesia, contoh kegiatan ini adalah pameran buku, lomba bercerita, lomba menulis/mengarang karya ilmiah dan sebagainya. Lomba bercerita bagi anak-anak SD sangat efektif sebagai upaya meningkatkan minat baca, karena dilihat dari penampilan peserta cukup bagus dan lancar, karena disamping membaca peserta juga langsung bercerita,” katanya.

Sementara itu menurut laporan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Muba, Yohanes Yubhar pada masa pandemi Covid-19 adanya keterbatasan sumber daya yang ada. “Perpustakaan Nasional dan seluruh perpustakaan di Indonesia kini bahu-membahu bekerja sama memasok pengetahuan dan meningkatkan literasi masyarakat,” ujarnya.

Editor : Maspril Aries

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close