Bisnis

Pupuk Indonesia Dukung Kartu Tani Kementerian Pertanian

EkbisNews.com, Jakarta – PT Pupuk Indonesia (Persero) siap mendukung program “kartu tani” dari Kementerian Pertanian. Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Bakir Pasaman menyatakan siap mendukung Kementerian Pertanian untuk implementasi penggunaan kartu tani tersebut.

Dalam siaran pers yang diterima ekbisnews.com, Sabtu (29/8), Bakir Pasaman mengatakan, “Lewat kartu tani diharapkan penyaluran pupuk bersubsidi dapat lebih disiplin dan akuntabel sebagaimana yang selalu disampaikan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.”

Kartu tani adalah salah satu program Kementerian Pertanian (Kementan) yang tengah bekerja keras meningkatkan dan memperkuat sektor pertanian Indonesia, salah satunya melalui penyediaan pupuk bagi petani. Melalui kartu tani akan meningkatkan akurasi penyaluran pupuk bersubsidi. Sesuai arahan Menteri Pertanian, kartu tani implementasinya akan dilaksanakan secara bertahap.

Bakir Pasaman menjelaskan, dengan pelaksanaan kartu tani, Pupuk Indonesia telah menugaskan produsen untuk menyalurkan pupuk bersubsidi melalui kartu tani untuk wilayah-wilayah yang sudah mengimplementasikan kartu tersebut. Wilayah tersebut meliputi 7 Propinsi, 30 Kabupaten/Kota dan 208 Kecamatan.

Selain itu, Pupuk Indonesia juga telah berkoordinasi dengan Himpunan Bank-Bank Milik Negara (Himbara) untuk memberikan data kios pupuk secara lengkap sebagai database yang dibutuhkan dalam penerapan kartu tani.

Lihat Juga  Kinerja Meningkat Produksi Pupuk Pusri Tembus 106 Persen

“Kami juga menargetkan agar semua jaringan kios kami bisa menjadi kios pupuk lengkap, dimana saat ini progress-nya telah mencapai 83 persen,” ujar mantan Direktur Utama PT Pupuk Kaltim.

Sementara itu Direktur Jendral Jenderal Pertanian dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian Sarwo Edhi menjelaskan, Kementan berkomitmen untuk menguatkan sektor pertanian, salah satunya melalui penyaluran kartu tani yang akan berfungsi untuk menebus pupuk bersubsidi secara tertutup.

“Penebusan pupuk bersubsidi secara tertutup melalui kartu tani merupakan tindak lanjut dari surat edaran KPK. Kami harapkan pelaksanaan kartu tani untuk menebus pupuk secara tertutup bisa dijalankan secara bertahap. Penerapannya perlu dipercepat. Kami optimistis program kartu tani untuk penebusan secara tertutup pupuk bersubsidi akan berjalan baik. Dalam berbagai kesempatan, Presiden juga menekankan mengenai program kartu tani ini,” kata Sarwo Edhi.

Lihat Juga  Multifinance Bakal Kedatangan Pemain Baru

Menurut Sarwo Edhy Kementan sesegera mungkin mensosialisasikan informasi mengenai kartu tani untuk penebusan pupuk bersubsidi secara tertutup di masing-masing wilayah. “Untuk itu dibutuhkan kerja keras dan kerjasama dengan banyak pihak untuk merealisasikan program kartu tani ini.  Kementerian Pertanian optimistis program kartu tani dapat berjalan mulus,” ujarnya

Bakir Pasaman yang belum genap sebulan menduduki jabatan Direktur Utama PT Pupuk Indonesia menambahkan, “Di sisi lain Pupuk Indonesia grup juga terus berupaya meningkatkan efisiensi guna menurunkan harga pokok penjualan pupuk sehingga dapat turut meringankan beban subsidi pemerintah.”

Untuk itu BUMN pupuk tersebut telah berkoordinasi dengan Kementerian ESDM untuk menurunkan harga gas. “Alhamdulilah saat ini harga gas untuk industri pupuk sudah turun. Upaya lain yakni dengan melakukan pengadaan bersama untuk bahan baku dan jasa angkutan, serta menerapkan kebijakan reposisi gudang. Upaya efisiensi ini alhamdulillah juga dapat menurunkan beban subsidi Pemerintah,” ujarnya.

Editor : Maspril Aries

 

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close