NASIONAL

PTBA Bangun Bara Lestari untuk Warga Terdampak Relokasi

EkbisNews.com, Muara Enim –Direktur Utama PT Bukit Asam (PTBA) Tbk Arviyan Arifin bersama Bupati Muara Enim Juarsah, Kamis (14/1) meresmikan permukiman Perumahan Bara Lestari 1 tahap II yang terletak di Desa Keban Agung Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim.

Pada peresmian yang dihadiri Dandim 0404 dan Kapolres Muara Enim, Direktur Utama Arviyan Arifin menjelaskan, di kawasan permukiman Perumahan Bara Lestari 1 tahap II seluas 4.892 meter persegi tersebut berdiri 163 unit rumah. “Terdiri dari 50 unit rumah tipe 21 dan 110 unit rumah tipe 34 dengan total nilai mencapai Rp17, 49 miliar yang bersumber dari dana CSR PTBA,” katanya.

Dalam siaran pers PTBA yang diterima Ekbisnews.com, tercatat perumahan tersebut dilengkapi dengan berbagai fasilitas umum dan fasilitas sosial, jaringan air bersih, drainase dan pembangunan jalan.

“Pembangunan pemukiman ini merupakan wujud komitmen PTBA untuk mensejahterakan dan meningkatkan standar kualitas hidup warga Kabupaten Muara Enim terutama warga terkena relokasi yang semula bermukim di kawasan bibir tambang PTBA dan kini telah menjadi Taman Hutan Rakyat atau Tahura,” ujar Arviyan Arifin.

Lihat Juga  Pertamina Akan Akuisisi Blok Migas di Abu Dhabi

Warga yang terkena relokasi dan kini menempati perumahan Bara Lestari adalah warga sebelumnya bermukim di Atas Dapur yang berjumlah ratusan kepala keluarga. Mereka pindah ke tempat baru dan menempati rumah yang dibangun PTBA secara gratis.

Township Tanah Putih

FOTO : Haryanto S

Selain membangun rumah bagi warga yang terkena reklamasi untuk Tahura, sebelumnya PTBA juga telah membangun komplek perumahan Township  Tanah Putih yang menelan dana sekitar Rp537 miliar.

Township tersebut telah diresmikan Direktur Utama PTBA Arviyan Arifin pada awal Maret 2020. Menurut Arviyan, pembangunan komplek perumahan atau township Tanah Putih adalah rencana pengembangan jangka panjang tambang serta penataan wilayah di dalam IUP operasi penambangan Air Laya. Pembangunan perumahaan bagi karyawan PTBA tersebut adalah untuk merelokasi perumahan karyawan yang semula berada di kawasan basecamp.

Di Township dibangun perumahan terdiri dari rumah kelas I dengan luas bangunan 212 meter persegi sebanyak 31 unit, rumah kelas II dengan luas bangunan 169 meter persegi sebanyak 68 unit, rumah kelas III dengan luas bangunan 147 meter persegi sebanyak 228, unit griya VVIP dengan luas bangunan 326 meter persegi sebanyak enam unit. Total seluruh rumah yang dibangun sebanyak 333 unit.

Lihat Juga  Diterjang Puting Beliung, 82 Rumah di Banyuasin Rusak

Selain itu, juga dilakukan pembangunan apartemen tiga lantai sebanyak 60 unit kamar dengan total luas bangunan 4041,29 meter persegi. Apartemen ini memiliki dua tipe kamar yakni tipe single/studio sebanyak 36 kamar dan tipe family sebanyak 24 kamar.

Juga tersedia pusat olahraga bagi penghuni township yang terdiri dari lapangan bulutangkis indoor, tenis meja indoor, lapangan basket indoor dan outdoor serta lapangan tenis outdoor. Tersedia gedung serbaguna dengan luas 359.964 meter persegi berkapasitas 1000-1300 orang. Bangunannya terdiri dari backstage, ruang artis, toilet  gudang, dan ruang administrasi.

Di township juga dilengkapi lapangan helipad seluas 1374,11 meter persegi yang terdiri dari tiga landasan helikopter yang diperuntukkan untuk medical evacuation dan tamu khusus PTBA.

Editor : Maspril Aries

 

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close