Bisnis

Pandemi Covid-19 Melanda, PTBA Cetak Laba Rp1,3 Triliun

EkbisNews.com, Jakarta – Di tengah pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia sejak Maret 2020, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mampu menjaga kinerjanya positif sampai pada semester I – 2020. BUMN tambang yang berpusat di Tanjung Enim, Sumatera Selatan (Sumsel) tersebut membukukan laba bersih sebesar Rp 1,3 triliun.

FOTO : Instagram @bukitasamptba

Dalam siaran pers yang diterima ekbisnews.com, selain meraup laba bersih, PTBA juga membukukan pendapatan sampai pertengahan 2020 sebesar Rp9 triliun. Beban pokok penjualan PTBA hingga paruh pertama 2020 menurun 8 persen dibanding periode yang sama tahun lalu, dari Rp6,9 triliun menjadi Rp6,4 triliun.

Menurut Sekretaris Perusahaan PTBA Apollonius Andwie, kinerja PTBA pada semester pertama 2020 tidak bisa terlepas dari dampak pandemi Covid-19. “Permintaan batu bara melemah. Ekspor juga turun dan harga jual batu bara terkoreksi,” katanya, Kamis (1/10).

Lihat Juga  PGN - Sinopec Tandatangani Perjanjian Jual Beli LNG

Apollonius menjelaskan, kinerja PTBA selama semester I – 2020 cukup terdampak oleh pandemi Covid-19, terjadi penurunan konsumsi energi akibat diberlakukannya lockdown di beberapa negara tujuan ekspor seperti China dan India. Hal sama juga terjadi di dalam negeri yang merupakan pasar mayoritas batu bara PTBA.

“Turunnya konsumsi listrik di wilayah besar Indonesia seperti DKI Jakarta, Banten, Jawa dan Bali juga berdampak pada penyerapan batu bara domestik. Harga batu bara yang terus merosot selama tahun ini juga menjadi tantangan tersendiri bagi perseroan,” ujar Apollonius

Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), harga batu bara acuan (HBA) pada semester I-2020 ini merosot sekitar 20% dari US$ 65,93 per ton pada bulan Januari 2020 menjadi US$ 52,98 per ton pada bulan Juni 2020.

Lihat Juga  Nasib Batu Bara, 7 Hari Beruntun Harga Batu Bara Terus Loyo
FOTO : Instagram @bukitasamptba

Sementara produksi PTBA selama semester I 2020 mampu menghasilkan 12 juta ton yang diikuti dengan kinerja angkutan batu bara yang menunjukkan performa positif.  Selama semester pertama tahun ini, kapasitas angkutan batu bara tercatat mencapai 11,7 juta ton.

Menurut Sekretaris Perusahaan PTBA, terjaganya kinerja operasional perusahaan hingga semester I-2020 tak lain merupakan hasil dari penerapan operational excellence yang berkelanjutan dan perluasan pasar yang menjadi strategi perusahaan dalam menjalankan bisnis di tahun ini.

Untuk target 2020 PTBA melakukan penyesuaian angka produksi batu bara setelah mempertimbangkan kondisi pasar global di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, dari target awal 30,3 juta ton menjadi 25,1 juta ton.

Editor : Maspril Aries

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close