Olahraga

Muba Babel United FC Dapat Sponsor Baru

EkbisNews.com, Sekayu – Kompetisi sepak bola Liga Indonesia 2020 boleh berhenti. PT Liga Indonesia Baru sebagai operator kompetisi menunda kompetisi Liga I dan Liga II Indonesia sampai Februari 2021. Walau kompetisi terhenti, klub Muba Babel United (MBU) FC yang kini berlaga di Liga II Indonesia justru mendapat sponsor baru.

Klub yang bermarkas di stadion Serasan Sekate, Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mendapat sponsor dari dari Bank Sumsel Babel. Ikatan kontrak sponsorship tersebut, Selasa (3/11) ditandatangani Direktur Pemasaran BSB Antonius Prabowo Argo di Sekayu. Sebelumnya, Bank Sumsel babel telah menjadi sponsor tradisional klub Sriwijaya FC yang kini juga berada di Liga II Indonesia.

Penandatanganan perjanjian sponsorship tersebut dilakukan antara Muba Corporate Forum (MCF) dengan Bank Sumsel Babel dengan disaksikan Bupati Muba Dodi Reza Alex dan Wakil Bupati Muba Beni Hernedi. MCF merupakan konsorsium dari beberapa perusahaan swasta yang ada di Muba berhimpun menjadi salah satu sponsorship Muba Babel United FC.

Menurut Ketua MCF Joko Pranoto, MCF sudah menyatakan dukungan tetap berkomitmen mendukung Laskar Ranggonang walau dalam kondisi yang sulit saat ini.

“Situasi memang tidak seperti yang dibayangkan awalnya dan tidak normal. Namun kami dari MCF akan mencari formula yang tepat agar tetap dapat menduku tim kebanggan masyarakat Muba,” katanya.

Menurut Joko Pranoto, MCF menargetkan Bobby Satria dan kawan-kawan dapat berprestasi maksimal. “Kami senantiasa mendukung agar Muba Babel United FC  dapat naik kasta yang lebih tinggi, lolos ke Liga I Indonesia. Awal tahun 2021 nanti kami akan bergerak kembali dan menyusun perencanaan yang lebih baik,” ujarnya.

Lihat Juga  MU Hentikan Rekor Liverpool

Sementara itu Direktur Pemasaran Bank Sumsel Babel Antonius Prabowo Argo, proses kerjasama Bank Sumsel Babel dengan MCF untuk mendukung Muba Babel United sudah berjalan cukup lama. Tidak disebutkan berapa besar nilai sponsorship untuk Muba Babel United FC.

“Kami akan terus mendukung agar tim Muba Babel United FC dapat berkiprah di level yang lebih tinggi, tidak hanya nasional namun juga internasional. Sebagai sponsor kami juga menuntut pemain agar dapat terus berlatih keras dan maksimal sehingga bisa berprestasi, karena tidak hanya masyarakat Muba yang akan bangga namun juga kami selaku sponsor juga bangga. Kami berharap kerjasama ini dapat terus terjalin ke depannya. Ini juga bagian dari support kami kepada Muba yang merupakan pemegang saham terbesar kedua di Bank Sumsel Babel,” ujarnya.

Bupati Muba Dodi Reza Alex juga menyampaikan keyakinan di depan para pemain bahwa Muba Babel United ke depan akan mampu memenuhi target lolos ke Liga 1 Indonesia.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada MCF yang sudah dan akan terus mengordinir perusahaan di Sekayu. Saya punya keyakinan juara Liga 2 juga bisa direbut. Sebelumnya klub di Sumsel sudah pernah menorehkan tinta emas tersebut. Saya berharap ada klub dari Sumsel yang bisa lolos ke Liga 1, syukur-syukur keduanya bisa sama-sama lolos nantinya,” katanya.

Pada acara penandatanganan perjanjian tersebut dilaksanakan perayaan HUT ke 50 Dodi Reza Alex, yang ditandai dengan pemberian kue ulang tahun kepada kapten tim Bobby Satria dan Titus Bonai mewakili para pemain.

Lihat Juga  Sekarang Ayo Belanja Online pada 10 Pasar di Muba

Setelah PT LIB menyatakan menunda kompetisi Liga Indonesia 2020, Manajer MBU Achmad Haris mengatakan,”Sejak 4 November 2020 seluruh anggota tim mendapat libur sambil menunggu kepastian kompetisi Liga Indonesia dilanjutkan kembali.”

Saham Bank Sumsel Babel

 Bank Sumsel Babel sebagai bank milik pemerintah daerah, sahamnya dimiliki 27 pemegang saham yang terdiri dari pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota serta satu koperasi. Dua pemerintah provinsi tersebut adalah Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dan Pemerintah Bangka Belitung (Babel) bersama pemerintah kabupaten dan kota yang ada di dua provinsi tersebut.

Berdasarkan laporan tahunan atau Annual Report Bank Sumsel Babel 2018, pemegang saham mayoritas bank milik dua pemerintah provinsi serta 21 pemerintah kabupaten dan kota tersebut adalah Pemerintah Provinsi Sumsel sebesar 26,16 persen.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muba menjadi pemegang saham terbesar kedua sebesar 8,44 persen atau lebih besar dari 16 kabupaten dan kota lainnya. Bahkan jumlah kepemilikan saham Pemkab Muba tersebut juga lebih besar dari saham Pemprov Bangka Belitung (Babel) hanya sebesar 2,91 persen.

Komposisi pemegang saham Bank Sumsel Babel yang tercantum dalam Akta Nomor 02 tanggal 02 Januari 2019 oleh Notaris Elmadiantini  di Palembang, Pemprov Sumsel 26,16 persen, Pemerintah Kabupaten/ Kota se-Sumsel 50,78 persen, Pemprov Babel 2,91 persen dan Pemerintah Kabupaten/ Kota se-Babel (7 kabupaten/ kota) sebesar 16,39 persen dan Koperasi Cermat 3,76 persen.

Editor : Maspril Aries

 

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close