NASIONAL

Dodi Reza Alex “Keynote Speaker” Seminar The 4th First 2020 International Conference

Akan Paparkan Inovasi Biofuel di Muba, November 2020

EkbisNews.com, Palembang – Keseriusan Bupati Musi Banyuasin (Muba) terhadap pengembangan biofeul berbasis kelapa sawit mendapat perhatian dari dunia internasional khususnya dari kalangan akademisi di perguruan tinggi. Salah satunya dari Politeknik Sriwijaya (Polsri) yang akan menyelenggarakan seminar internasional “The 4th First 2020 International Conference.”

Pada seminar internasional bertema “Synergy of Applied Technology for Social-Technopreneur Based on Local Resource to Generate Sustanability Development” yang akan berlangsung 10-11 November 2020, Bupati Dodi Reza Alex akan menjadi keynote speaker (pembicara utama) bersama pembicara dari Jepang, Brunei Darussalam dan Indonesia.

Jumat (10/7), di Mess Perwakilan Muba, Bupati Dodi Reza Alex menerima panitia seminar yang dipimpin ketua panitia Rita Martini bersama koordinator keynote speaker Martha Aznury, koordinator sponsor Leni Novianti, dan Bendahara Marieska Lupikawaty.

“Paparan biofuel Bupati Muba Dodi Reza sangat pas dengan tema seminar internasional dengan peserta dari lima negara. Untuk narasumber lainnya adalah Prof Chiaki Ogino dari Kobe University, Jepang, Wahyu Caesarendra ST M Eng PhD dari University of Brunei Darussalam dan Prof Yuliansyah MSA PhD dari Universitas Lampung,” kata Rita Martini.

Lihat Juga  Advokat Muda Peradi Palembang Ikut Pelatihan Advokat Menulis

Menurut ketua panitia seminar Rita Martini, untuk Sumatera Selatan dan khususnya Indonesia, panitia merasa sangat pantas dan pas mengundang Bupati Muba Dodi Reza Alex menjadi keynote speaker. Seminar internasional tersebut akan berlangsung virtual atau online.

“Bupati Dodi Reza punya inovasi yang sustanaible dan kepala daerah di Sumsel yang sangat fasih menguasai bahasa Inggris mengingat pada seminar internasional nantinya komunikasi pembicara dan peserta akan menggunakan bahasa Inggris aktif tanpa ada penerjemah,” ujar staf pengajar Polsri.

Rita Martini juga menjelaskan, pada paparan biofuel Bupati Muba Dodi Reza Alex diminta membuat makalah atau paper akan tertuang dalam jurnal yang ter-index Scopus.

Bupati Muba Dodi Reza Alex yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan Muba Musni Wijaya dan Kepala Dinas Kominfo Muba Herryandi Sinulingga kepada panitia seminar menyambut baik undangan dari kalangan ilmuwan tersebut dan menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Politeknik Sriwijaya.

“Inovasi biofuel sangat pas untuk dipaparkan dan sesua dengan tema seminar “The 4th First 2020 International Conference.” Saya akan siapkan waktu untuk menjadi keynote speaker. Juga akan saya persiapkan materinya. Insya Allah nantinya dapat bermanfaat untuk para peserta,” kata bupati peraih gelar doktor dari Fisip Universitas Padjadjaran (Unpad).

Lihat Juga  Dodi dan Karet

Dalam pengembangan inovasi biofeul berbasis kelapa sawit Pemkab Muba telah menjalin kerjasama pengembangan dan pengolahan dengan Institut Teknologi Bandung (ITB). Presiden Joko Widodo juga pada Ratas (rapat terbatas) kabinet pada Februari 2020 memutuskan tiga program super prioritas inovasi nasional yaitu inovasi katalis, garam dan drone.

Menurut Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) dan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang S Brodjonegoro, produk inovasi Bahan Bakar Nabati (BBN) yang berasal dari minyak kelapa sawit dan akan dihasilkan dari Kabupaten Muba masuk dalam dalam tiga produk inovasi Indonesia atau produksi dalam negeri yang menjadi program super prioritas akan dikembangkan pemerintah bekerja sama bersama dunia usaha.

Sebelumnya pada Mei 2019, Bupati Muba Dodi Reza Alex juga telah berbicara pada forum internasional tentang inovasi biofeul pada “Indonesia-USA Renawble Energy Business Forum” yang berlangsung di Houston, Texas, Amerika Serikat (AS). https://ekbisnews.com/dodi-reza-alex-noerdin-bicara-biofuel-minyak-sawit-di-texas/

Editor : Maspril Aries

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close