Bisnis

Direktur Utama PTBA Kembali Dijabat Orang Dalam

EkbisNews.com, Jakarta – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bukit Asam (PTBA) Tbk tahun buku 2020 yang berlangsung Senin (5/4) memutuskan perombakan jajaran direksi pada perusahaan plat merah tersebut.

PTBA : Direktur Utama PTBA Tbk Suryo Eko Hadianto. FOTO – Humas PTBA

Pemerintah Indonesia sebagai pemegang saham mayoritas melalui Menteri BUMN Erick Thohir merombak total jajaran direksi BUMN tambang batu bara tersebut dan mengubah nomenlaktur jabatan direksi. Dari lima direksi lama hanya satu yang dipertahankan. Menteri BUMN menunjuk Suryo Eko Hadianto sebagai Direktur Utama PTBA Tbk menggantikan Arviyan Arifin.

Ditetapkannya Suryo Eko Hadianto sebagai Direktur Utama kini PTBA kembali dipimpin pada pucuk pimpinan berasal dari lingkungan internal. Suryo Eko yang lahir di Sleman, 22 April 1966 memulai karirnya di lingkungan PTBA dengan memegang sejumlah jabatan sampai menjabat Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) pada 2016 dan DIrektur Operasi Produksi pada 2019. Kemudian pindah menjadi Direktur Transformasi dan Pengembangan Usaha pada MIND ID.

Dalam jumpa pers yang berlangsung secara virtual, Sekretaris Perusahaan PTBA Apollonius Andwie menjelaskan, RUPST menyetujui perubahan susunan pengurus perseroan dengan mengangkat Suryo Eko Hadianto sebagai Direktur Utama dan mengangkat Dwi Fatan Lilyana sebagai Direktur Sumber Daya Manusia (SDM), Farida Thamrin sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko dan Suhedi sebagai Direktur Operasi dan Produksi.

Lihat Juga  Jokowi Beri Satu Larangan khusus untuk Erick Thohir

“Satu jabatan direksi yang dipertahankan adalah Direktur Pengembangan Usaha yang masih dijabat Fuad Iskandar Zulkarnain Fachroeddin,” katanya.

RUPS selain memberhentikan Arviyan Arifin yang menjabat Direktur Utama sejak 2016 juga memberhentikan Joko Pramono sebagai Direktur SDM, Adib Ubaidillah sebagai Direktur Niaga, Mega Satria sebagai Direktur Keuangan dan Hadis Surya Palapa sebagai Direktur Operasi dan Produksi.

“Juga nomenklatur jabatan dalam perseroan juga mengalami perubahan guna menyelaraskan dan meningkatkan efektivitas koordinasi di internal Holding Industri Pertambangan ata MIND ID,” kata Sekretaris Perusahaan PTBA.

Profil Suryo Eko Hadianto

Kepada wartawan, Suryo Eko Hadianto menjelaskan, PTBA bukanlah perusahaan yang baru dikenalnya. Lulus dari Universitas Gajah Mada (UGM) Suryo bergabung di PTBA sejak 1991, sejumlah jabatan pernah dipegangnya.

Suryo Eko Hadianto pernah menjabat Senior Manager Analisis, Evaluasi & Optimasi Produksi, Senior Manager Perencanaan Korporat, dan Senior Manager Pengembangan Korporat. Juga pernah menjabat direktur utama salah satu anak perusahaan PTBA yang ada di Kalimantan Timur yaitu PT Internasional Prima Coal.

Lihat Juga  Pupuk Indonesia Dukung Kartu Tani Kementerian Pertanian

Berdasarkan RUPS 14 April 2016 Suryo Eko ditunjuk menjabat sebagai Direktur SDM, kemudian pada RUPS 2017 ditunjuk menjabat sebagai Direktur Operasi dan Produksi. Sempat sejenak keluar dari lingkungan PTBA hijrah ke MIND ID sebagai Direktur Transformasi dan Pengembangan Usaha.

Sejak PTBA tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2002, Suryo Eko Hadianto menjadi orang kedua yang berasal dari dalam atau internal PTBA yang mencapai jabatan puncak direktur utama. Sebelum adanya Milawarma yang menjabat Direktur Utama pada 2011.

Pada awal menjadi perusahan terbuka (Tbk) yang tercatat di BEI jabatan Direktur Utama PTBA dipegang Ismet Harmaini yang lalu digantikan Sukrisno (keduanya berasal dari PT Semen Padang). Lalu sejak 2011 Milawarma yang sempat menjabat Sekretaris Perusahaan dan Direktur Produksi lalu ditunjuk sebagai Direktur Utama menggantikan Sukrisno. Pada 2016 Milawarma berakhir masa jabatan digantikan Arviyan Arifin yang sebelumnya Direktur Utama PT Bank Muamalat Tbk.

Editor : Maspril Aries

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close