Bisnis

Belum Miliki Kartu Tani, Petani Bisa Beli Pupuk Bersubsidi

EkbisNews.com, Jakarta – Menjelang waktu musim tanam PT Pupuk Indonesia (Persero) memastikan penyaluran pupuk bersubsidi akan tetap lancar dan efektif. Petani yang terdaftar dalam sistem e-RDKK (Rencana Defintif Kebutuhan Kelompoktani) menebus pupuk bersubsidi.

Dalam siaran pers PT Pupuk Indonesia yang diterima ekbisnews.com, Kepala Komunikasi Korporat PT Pupuk Indonesia Wijaya Laksana menjelaskan, saat ini implementasi kartu tani telah memasuki masa transisi dan ditargetkan pada 2021 seluruh petani yang terdaftar dalam sistem e-RDKK sudah dapat memanfaatkan kartu tani ketika menebus pupuk bersubsidi.

“Selama masa transisi implementasi kartu tani, petani yang sudah terdaftar dalam sistem e-RDKK namun belum memiliki kartu tani atau lantaran belum tersedianya Electronic Data Capture  atau EDC kartu tani di kios pupuk, tetap dapat menebus pupuk bersubsidi secara manual,” katanya.

Menurut Wijaya Laksana, berdasarkan hasil koordinasi dengan Kementerian Pertanian disepakati bahwa selama masa transisi agar penyaluran tetap lancar dan efektif serta tidak mengganggu persiapan petani jelang masa tanam, maka tentunya akan ada pengecualian bagi petani yang belum memiliki kartu tani atau apabila belum tersedia EDC kartu tani di Kios Pupuk.

“Para petani tetap dapat menebus pupuk bersubsidi secara manual asalkan terdaftar dalam e-RDKK dan menunjukan foto open camera lahan yang menunjukan kondisi siap tanam dan persetujuan Dinas Pertanian setempat. Dua syarat dokumen tersebut nantinya yang merupakan dasar bagi produsen pupuk dalam menyalurkan pupuk bersubsidi dan melakukan penagihan,” ujarnya.

Lihat Juga  Medco E&P Raih Subroto Award 2019 Bidang Pengembangan SDM

Selain itu, Pupuk Indonesia Group juga siap menyukseskan percepatan implementasi kartu tani yang tengah dikebut pemerintah. Sejalan dengan itu, Pupuk Indonesia bersama lima produsen pupuk yakni PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Kujang, PT Pupuk Kaltim, PT Pupuk Iskandar Muda dan PT Pupuk Sriwidjaja Palembang telah turut aktif dalam mensosialisasikan program kartu tani ke kios-kios pupuk.

Kepala Komunikasi Korporat PT Pupuk Indonesia menjelaskan, para produsen pupuk pun kini tengah memastikan agar seluruh kios pupuk resmi telah menjadi Kios Pupuk Lengkap (KPL) yang sudah siap menerima transaksi penebusan pupuk bersubsidi menggunakan kartu tani. Termasuk berkoordinasi dengan pihak bank penanggung jawab kartu tani jika masih terdapat kios KPL yang belum dilengkapi mesin debit atau EDC.

“Pupuk Indonesia Group juga akan berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dan Bank penanggung jawab setempat apabila terdapat petani yang belum memiliki kartu tani padahal telah terdaftar dalam sistem e-RDKK,” katanya.

Lihat Juga  Dodi dan Karet

Sesuai rekomendasi DPR RI pada rapat kerja bersama Kementerian Pertanian pada 27 Januari 2020 lalu, implementasi kartu tani agar dapat dilaksanakan secara efektif di empat wilayah prioritas yakni Jawa, Madura, Sumbawa dan Sumbawa Barat. Pada masa transisi implementasi, keempat wilayah tersebut ditargetkan dapat efektif menerapkan kartu tani dalam menebus pupuk bersubsidi pada 20 September 2020 (25 September khusus wilayah Jatim).

BUMN pupuk tersebut berkeingnan, dengan penerapan kartu tani maka penyaluran pupuk bersubsidi dapat lebih disiplin dan akuntabel. Saat ini, guna mendukung percepatan implementasi kartu tani, PT Pupuk Indonesia juga telah menugaskan produsen untuk menyalurkan pupuk bersubsidi melalui kartu tani pada wilayah-wilayah yang memang sudah mengimplementasikan kartu tersebut secara efektif meliputi 7 propinsi, 30 kabupaten/kota dan 178 kecamatan.

Selain itu, Pupuk Indonesia juga telah berkoordinasi dengan Himpunan Bank-Bank Milik Negara (Himbara) untuk memberikan data kios pupuk secara lengkap sebagai database yang dibutuhkan dalam penerapan Kartu Tani. Penebusan pupuk bersubsidi secara tertutup melalui kartu tani merupakan tindaklanjut atas surat edaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Editor : Maspril Aries

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close