Bisnis

Sukamakmur Desa Binaan Medco E&P Raih Penghargaan Proklim

EkbisNews.com, Jakarta — Desa Sukamakmur yang terletak di Kecamatan Bulang Tengah Suku (BTS) Ulu, Kabupaten Musi Rawas (Mura), Sumatera Selatan meraih penghargaan Program Kampung Iklim (Proklim) tingkat utama dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) yang diserahkan Menteri LHK Siti Nurbaya.

Dalam siaran pers PT Medco E&P Indonesia, Rabu (2/10), Desa Sukamakmur merupakan desa binaan program pengembangan masyarakat PT Medco E&P yang selama ini tercatat sukses memperbaiki dan mempertahankan kelestarian lingkungannya.

Perusahaan migas Medco E&P bersama Kepala Desa Sukamakmur Wancik, 42 tahun berhasil menggalakkan konsep pertanian ramah lingkungan yaitu padi System of Rice Intensification (SRI) organik, pemanfaatan sumber energi biogas, pembuatan biopori dan pengolahan kompos.

Lihat Juga  Terima Surat dari Kemenhub, Sriwijaya Air Diminta Berhenti Beroperasi, Ada Apa?

Perkembangan pertanian padi SRI Organik Desa Sukamamkmur telah mendapatkan dua kali perpanjangan sertifikat beras organik serta mendapatkan izin jual ke pasar modern. “Kami berterima kasih dan berharap dukungan dari semua pihak agar keberhasilan program kampung iklim ini dapat terus ditingkatkan,” kata Wancik.

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Musi Rawas Hermeruddin menyampaikan terima kasih atas dukungan dari Medco E&P sehingga Desa Sukamakmur berhasil meraih penghargaan Proklim. “Apa yang dilakukan PT Medco E&P kami harapkan dapat diikuti oleh perusahaan lain yang ada di Musi Rawas,” ujarnya.

General Manager Medco E&P Indonesia West Area Herman Fauzi mengtakan, “Perusahaan memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan Desa Sukamakmur meraih penghargaan Proklim dari Kementerian LHK. Sebagai salah satu Kontraktor Kontrak Kerja Sama yang berada di bawah pengawasan SKK Migas, kami akan terus mendukung program pertanian ramah lingkungan di wilayah operasi,” katanya.

Lihat Juga  Lepas Saham Treasuri 5% , PTBA Bisa Raih Rp 2,4 T

Petani Desa Sukamakmur dengan binaan PT Medco E&P Indonesia telah menanam padi SRI organik sejak 2009. Saat itu, hanya sekitar 30 petani yang ikut pembinaan pengembangan padi SRI organik program pemberdayaan masyarakat Medco E&P. Panen perdana padi SRI 10 tahun lalu tersebut dilakukan Menteri Pertanian saat itu Anton Apriantono bersama pendiri Medco Group Arifin Panigoro.

 

Editor : Maspril Aries

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker